Software LMS

Software LMS Yang Digunakan Untuk Belajar Jarak Jauh Apakah Efektif

Haluanindo –  SMA Perintis Prisma membuat keputusan penting untuk menerapkan sistem pembelajaran online yang masih digunakan sampai sekarang.
Kisah mengadaptasi pembelajaran digital di era pandemi datang dari kepala sekolah dan guru SMA Perintis Prisma.

Ia berbicara tentang bagaimana sekolah swasta yang terletak di Kota Manado, Sulawesi Utara ini berupaya semaksimal mungkin untuk terus dapat memfasilitasi kegiatan belajar mengajarnya.
Kepala sekolah mengatakan dia memiliki ide migrasi sistem pembelajaran mengingat urgensi situasi pandemi dan pendidikan tidak bisa menunggu.

Ini berawal dari kebingungannya pada Juli tahun lalu tentang bagaimana SMA Perintis Prisma akan terus belajar di era pandemi ini.
LMS atau Learning Management System adalah perangkat lunak untuk membuat, mendistribusikan, dan mengelola penyampaian materi pendidikan.

Kegiatan pembelajaran dengan LMS ini dapat dilakukan melalui blended learning atau pembelajaran campuran.
Latar belakang kebingungan saya dimulai Juli lalu, ketika saya memutuskan untuk menggunakan LMS untuk kegiatan blended learning atau pembelajaran campuran di sekolah saya. Upaya ini merupakan bentuk dari berbagai media yang saya gunakan untuk mencoba membantu siswa belajar lebih baik di era pandemi ini.

Seperti semua guru dan dosen di Indonesia, Direktur SMA Prisma Pioneer tidak pernah percaya bahwa pembelajaran online akan dilaksanakan dalam jangka panjang karena pandemi.
Namun, hal tersebut tidak menghalanginya untuk mengembangkan metode pembelajaran berkat adaptasi LMS.

Pada awalnya kegiatan pendidikan di SMA Perintis Prisma dilakukan dengan kegiatan kelas melalui WhatsApp, menggunakan aplikasi meeting online, dan task group dilakukan melalui aplikasi Google Classroom. Ketiganya memiliki pekerjaan yang berbeda tentunya.

Banyak rintangan yang kamu hadapi saat menjadi guru di era pandemi. Pertama, tugas menjaga dan mengontrol kualitas kegiatan pembelajaran, yang ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan.
“Awalnya senang mengirim screenshot sebagai bukti fisik berada di grup WA, sampai akhirnya pendaftaran mulai menumpuk dan terkadang saya mulai kehilangan beberapa dokumen karena grup WA jumlahnya puluhan,” kata kepala sekolah Prisma Pioneer di SMA.

Baca Juga  Berikut Perbedaan Windows 11 dan Windows 10

Tak hanya itu, ternyata banyaknya tugas siswa yang terkumpul membuat memori smartphone mereka penuh meski masih didukung cloud storage dari aplikasi Google Classroom.
Namun pada kenyataannya pekerjaan supervisi tersebut belum maksimal dan masih menyisakan kendala lain yaitu tidak semua kelas dapat terpantau.

“Bagaimana Anda mengawasi kelas digital? Saya membutuhkan Learning Management System  yang memungkinkan saya untuk masuk ke semua kelas yang dibuat oleh guru.
Pada akhirnya, LMS dipilih sebagai penunjang utama kegiatan pembelajaran di SMA Perintis Prisma. Dengan LMS, aktivitas belajar siswa, materi yang diunggah guru, tugas dan soal ujian yang ditetapkan guru dapat terpantau dengan maksimal.

Bahkan, untuk jumlah dan persentase siswa yang merespon tepat waktu dan hasil belajar juga dapat diperoleh berupa nilai rata-rata yang dihasilkan dari LMS.
Mencermati visi digitalisasi Kemendikbud, SMA Perintis Prisma akhirnya melakukan lompatan jauh menggunakan LMS berbayar.

Meskipun pada awalnya tidak mudah untuk menjelaskan keuntungan menggunakan sistem manajemen pembelajaran dan bertemu dengan diskusi yang luas dan lima tinjauan keputusan, gagasan kepala sekolah tentang perlunya sistem manajemen pembelajaran akhirnya disetujui.
Kelas, Ruangguru ala LMS

SMA Pioneer Prisma akhirnya memilih RuangClass, sebuah LMS dari Ruangguru.
“Setelah melalui banyak diskusi, pro dan kontra, akhirnya pilihan saya disetujui dan SMA Perintis Prisma juga bekerjasama dengan Ruangguru,” ujarnya.
Ia kembali bercerita bahwa meski agak terlambat, memilih RuangClass bisa membantu aktivitas belajar di era pandemi ini.

Beberapa latihan intensif juga dilakukan agar para guru percaya diri dalam pengoperasian LMS RuangClass. Tampilan dan menu di RuangClass sangat mudah digunakan dan guru-guru di SMA Perintis Prisma akan dapat menggunakannya jika sudah terbiasa, meskipun rentang usia guru bervariasi dari sekitar 20-an hingga pensiunan, yaitu 60 tahun.

Baca Juga  Jangan Instal! 4 Aplikasi Android Ini Bisa Curi Uang Anda Dari Mobile Banking

Metode unik yang diterapkan oleh SMA Prisma Pioneer adalah kepala sekolah memberikan umpan balik penilaian kerja guru untuk penggunaan LMS dalam bentuk kartu yang dibagi menjadi tiga kategori.
Ia kembali bercerita bahwa meski agak terlambat, memilih RuangClass bisa membantu aktivitas belajar di era pandemi ini.

Beberapa latihan intensif juga dilakukan agar para guru percaya diri dalam pengoperasian LMS RuangClass. Tampilan dan menu di RuangClass sangat mudah digunakan dan guru-guru di SMA Perintis Prisma akan dapat menggunakannya jika sudah terbiasa, meskipun rentang usia guru bervariasi dari sekitar 20-an hingga pensiunan, yaitu 60 tahun.

Metode unik yang diterapkan oleh SMA Prisma Pioneer adalah kepala sekolah memberikan umpan balik penilaian kerja guru untuk penggunaan LMS dalam bentuk kartu yang dibagi menjadi tiga kategori.

Originally posted 2022-03-02 15:26:27.